Apa Itu Shallow Frying

What Is Shallow Frying? (Best Oils, Foods And Frying Temperatures)What Is Shallow Frying? (Best Oils, Foods And Frying Temperatures)
What Is Shallow Frying? (Best Oils, Foods And Frying Temperatures) from foodhow.com

Pengenalan

Shallow frying atau yang biasa disebut dengan penggorengan dangkal adalah teknik memasak makanan dengan cara digoreng pada suhu yang tinggi dengan menggunakan sedikit minyak. Teknik ini biasa digunakan untuk memasak makanan yang tidak terlalu tebal seperti ikan, daging dan sayuran. Shallow frying adalah teknik memasak yang cepat dan mudah untuk dilakukan di rumah.

Bahan-bahan

Untuk melakukan shallow frying, Anda hanya memerlukan beberapa bahan berikut ini:

  1. Makanan yang akan digoreng
  2. Minyak goreng
  3. Tepung roti atau tepung terigu
  4. Telur
  5. Garam dan merica

Cara Membuat Shallow Frying

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat shallow frying:

  1. Pertama-tama, siapkan bahan-bahan yang akan digunakan.
  2. Panaskan minyak dalam wajan.
  3. Campurkan tepung roti atau tepung terigu, telur, garam dan merica dalam sebuah mangkuk.
  4. Ambil makanan yang akan digoreng dan celupkan ke dalam adonan tepung.
  5. Goreng makanan dalam minyak yang sudah dipanaskan hingga keemasan.
  6. Angkat makanan dan tiriskan minyak yang berlebihan pada selembar kertas tisu.
  7. Sajikan makanan yang sudah matang di atas piring.

Keuntungan dan Kerugian Shallow Frying

Shallow frying memiliki beberapa keuntungan dan kerugian, di antaranya:

Keuntungan:

  • Cepat dan mudah
  • Makanan akan menjadi renyah dan garing
  • Mengurangi jumlah minyak yang digunakan

Kerugian:

  • Tidak cocok untuk makanan yang tebal
  • Membutuhkan perhatian ekstra agar makanan tidak gosong
  • Makanan mungkin tidak matang secara merata

Tip dan Trik

Berikut adalah beberapa tips dan trik untuk membuat shallow frying yang lebih sempurna:

  • Periksa suhu minyak sebelum memasukkan makanan. Jika minyak terlalu panas, makanan akan cepat gosong. Jika terlalu dingin, makanan akan menyerap terlalu banyak minyak.
  • Goreng makanan dalam jumlah kecil agar minyak tetap panas dan makanan matang secara merata.
  • Gunakan minyak goreng yang lebih sehat seperti minyak zaitun atau minyak kelapa.
  • Ambil makanan dan tiriskan minyak yang berlebihan pada selembar kertas tisu agar makanan tidak terlalu berminyak.
Baca Juga:  Resep Masakan Cumi Basah Yang Gurih Dan Enak

Informasi Nutrisi

Shallow frying dapat meningkatkan jumlah kalori dan lemak pada makanan, tergantung pada jenis makanan dan jumlah minyak yang digunakan. Namun, Anda dapat mengurangi jumlah minyak dan meningkatkan nilai gizi dengan memilih minyak yang lebih sehat dan menggunakan makanan yang rendah lemak. Makanan yang digoreng menggunakan teknik ini sebaiknya dikonsumsi dengan bijak.

Share ke teman-teman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *