

Bahan-bahan:
– 500 gram kikil sapi
– 500 gram ketupat/lontong
– 100 gram tauge
– 5 buah cabai merah
– 5 buah cabai rawit
– 5 siung bawang merah
– 3 siung bawang putih
– 2 cm jahe
– 2 lembar daun salam
– 1 batang serai
– 2 sendok makan kecap manis
– garam secukupnya
– gula merah secukupnya
– air secukupnya
– minyak goreng secukupnya
Cara Membuat:
1. Bersihkan kikil sapi dan potong-potong kecil.
2. Rebus kikil sapi hingga empuk lalu tiriskan.
3. Potong-potong ketupat/lontong dan tauge, sisihkan.
4. Haluskan cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan jahe.
5. Panaskan minyak goreng, lalu tumis bumbu halus hingga harum.
6. Masukkan daun salam dan serai, aduk rata.
7. Masukkan kikil sapi yang sudah direbus, aduk rata.
8. Tambahkan air secukupnya, kecap manis, garam, dan gula merah. Aduk rata.
9. Masak hingga air menyusut dan bumbu meresap ke dalam kikil sapi.
10. Sajikan ketupat/lontong, tauge, dan kikil sapi dengan kuah kental di atasnya.
Informasi Nutrisi:
– Kalori: 267 kkal
– Protein: 14,3 gram
– Lemak: 10,1 gram
– Karbohidrat: 30,2 gram
– Serat: 3,6 gram
– Kalsium: 41 mg
– Fosfor: 148 mg
– Besi: 1,7 mg
– Sodium: 841 mg
Penjelasan Nutrisi:
Lontong kikil Surabaya adalah makanan yang kaya akan protein dan serat. Kikil sapi sebagai bahan utama mengandung protein yang cukup tinggi. Selain itu, tauge juga merupakan sumber protein yang baik. Ketupat/lontong yang digunakan sebagai bahan pokok mengandung karbohidrat yang tinggi. Kandungan serat dalam tauge dan ketupat/lontong juga membantu memperlancar pencernaan. Namun, lontong kikil Surabaya juga mengandung sodium yang cukup tinggi. Oleh karena itu, konsumsi makanan ini sebaiknya dijaga agar tidak berlebihan.
Kesimpulan:
Resep lontong kikil Surabaya adalah salah satu resep masakan yang mudah dibuat dan sangat cocok untuk dijadikan menu sarapan atau makan malam. Kikil sapi yang empuk dengan kuah kental yang gurih, disajikan dengan ketupat/lontong dan tauge membuat hidangan ini semakin lezat. Selain itu, lontong kikil Surabaya juga kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh. Namun, perlu diingat bahwa konsumsi makanan ini sebaiknya dijaga agar tidak berlebihan.
