

Bahan-bahan
1. 1 blok tempe (sekitar 300 gram)
2. 2 siung bawang putih, geprek
3. 2 lembar daun salam
4. 1 batang serai, memarkan
5. 3 cabai merah, potong serong
6. 1 sdm kecap manis
7. 1 sdt gula
8. 1/2 sdt garam
9. 1/2 sdt kaldu bubuk
10. Air secukupnya
Cara Memasak
1. Potong tempe menjadi kotak-kotak kecil. Goreng tempe hingga matang, angkat dan tiriskan.
2. Panaskan minyak di dalam wajan, tumis bawang putih, daun salam, dan serai hingga harum.
3. Tambahkan potongan cabai merah, aduk hingga cabai layu.
4. Masukkan tempe goreng ke dalam wajan, aduk rata.
5. Tambahkan kecap manis, gula, garam, dan kaldu bubuk. Aduk hingga bumbu meresap ke dalam tempe.
6. Tambahkan air secukupnya, masak hingga air menyusut dan bumbu meresap ke dalam tempe.
7. Angkat dan sajikan selagi masih hangat.
Informasi Nutrisi
Tempe terbuat dari fermentasi kacang kedelai, yang membuatnya kaya akan protein nabati, serat, dan vitamin B. Dalam satu porsi tempe goreng, terdapat sekitar 250 kalori, 18 gram protein, 10 gram lemak, dan 17 gram karbohidrat. Meskipun mengandung sedikit lemak jenuh, tempe goreng sebaiknya dikonsumsi dengan bijak dan seimbang, mengingat kandungan kalorinya yang cukup tinggi.
Varian Cara Masak Tempe
1. Tempe Mendoan
Tempe mendoan adalah hidangan khas dari daerah Banyumas, Jawa Tengah. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu tempe dipotong tipis-tipis, dicelupkan ke dalam adonan tepung beras, dan digoreng hingga kuning kecokelatan. Tempe mendoan biasanya disajikan dengan sambal kecap atau sambal terasi.
2. Tempe Penyet
Tempe penyet berasal dari Jawa Timur. Tempe goreng dihaluskan bersama bumbu cabai, tomat, dan rempah-rempah lainnya. Setelah itu, tempe diulet-ulet dengan ulekan agar bumbu meresap ke dalamnya. Tempe penyet biasanya disajikan dengan nasi, lalapan, dan sambal terasi.
3. Tempe Bacem
Tempe bacem adalah hidangan khas dari Yogyakarta. Tempe direbus dengan bumbu gula merah, asam jawa, dan rempah-rempah hingga bumbu meresap ke dalamnya. Tempe bacem biasanya disajikan sebagai lauk pauk atau camilan.
