Bahan-bahan:
– 200 gram tempe
– 500 ml air kelapa
– 3 lembar daun salam
– 2 lembar daun jeruk
– 1 batang serai, memarkan
– 3 siung bawang putih, iris tipis
– 5 buah cabai merah, iris serong
– 5 sendok makan kecap manis
– 2 sendok makan gula merah
– 1 sendok teh garam
– Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat:
1. Potong tempe menjadi beberapa bagian dan goreng hingga kuning kecokelatan. Tiriskan dan sisihkan.
2. Panaskan minyak goreng dalam wajan dan tumis bawang putih hingga harum.
3. Tambahkan cabai merah dan aduk rata.
4. Masukkan daun salam, daun jeruk, dan serai. Aduk rata.
5. Tambahkan air kelapa, kecap manis, gula merah, dan garam. Aduk rata hingga semua bahan tercampur.
6. Masukkan tempe yang sudah digoreng ke dalam bumbu dan aduk rata.
7. Masak dengan api kecil hingga bumbu meresap dan air berkurang, sekitar 30 menit.
8. Angkat dan sajikan tempe bacem hangat.
Informasi Gizi:
Satu porsi tempe bacem (200 gram) mengandung:
– Kalori: 312 kkal
– Protein: 13,2 gram
– Lemak: 20,8 gram
– Karbohidrat: 18,8 gram
– Serat: 2,6 gram
– Kolesterol: 0 mg
– Natrium: 379 mg
Tips:
– Gunakan air kelapa segar agar rasa tempe bacem lebih enak.
– Jangan terlalu banyak menambahkan gula merah karena bisa membuat tempe bacem terlalu manis.
– Jika suka pedas, tambahkan cabai rawit atau cabai bubuk sesuai selera.
– Tempe bacem bisa disimpan dalam kulkas selama 1-2 hari.
– Sajikan tempe bacem dengan nasi hangat dan lauk pauk lainnya.
Kesimpulan:
Tempe bacem adalah salah satu masakan khas Jawa Tengah yang sangat lezat dan mudah dibuat. Bahan-bahannya pun mudah didapat di pasar atau supermarket terdekat. Dalam membuat tempe bacem, penting untuk memperhatikan proporsi bumbu agar rasanya pas. Selamat mencoba!
