

Asal Usul Bubur Merah Putih
Bubur merah putih adalah makanan tradisional Jawa yang terdiri dari dua jenis bubur, yaitu bubur ketan putih dan bubur ketan merah. Bubur ini biasanya disajikan pada acara-acara adat seperti pernikahan, khitanan, dan lain-lain. Bubur merah putih memiliki makna simbolis yang dalam, yaitu melambangkan kesatuan dan persatuan antara dua keluarga yang akan bergabung melalui pernikahan.
Bahan-bahan
- 500 gram ketan putih
- 500 gram ketan merah
- 200 gram kelapa parut
- 1 liter santan encer
- 1 liter air
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
Cara Membuat Bubur Ketan Putih
- Rendam ketan putih selama 3-4 jam.
- Sangrai kelapa parut hingga kuning kecoklatan.
- Masak ketan putih dengan santan dan air di atas api sedang sambil diaduk-aduk hingga matang.
- Tambahkan garam dan gula pasir secukupnya. Aduk rata.
- Tuangkan bubur ketan putih dalam mangkuk saji dan taburi dengan kelapa parut yang sudah disangrai.
Cara Membuat Bubur Ketan Merah
- Rendam ketan merah selama 3-4 jam.
- Sangrai kelapa parut hingga kuning kecoklatan.
- Masak ketan merah dengan santan dan air di atas api sedang sambil diaduk-aduk hingga matang.
- Tambahkan garam dan gula pasir secukupnya. Aduk rata.
- Tuangkan bubur ketan merah dalam mangkuk saji dan taburi dengan kelapa parut yang sudah disangrai.
Tips
Untuk membuat bubur ketan merah, bisa menggunakan pewarna alami dari daun pandan atau daun suji. Rendam daun pandan atau daun suji bersama ketan merah selama 3-4 jam sebelum dimasak.
Nilai Gizi
Bubur merah putih memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi karena terbuat dari ketan. Selain itu, bubur ini juga mengandung lemak sehat dari kelapa parut dan santan. Namun, karena menggunakan gula pasir, sebaiknya dikonsumsi dengan bijak.
Kesimpulan
Bubur merah putih adalah makanan tradisional Jawa yang memiliki makna simbolis yang dalam. Selain itu, bubur ini juga enak dan mudah dibuat. Dengan mengikuti resep di atas, Anda bisa membuat bubur merah putih sendiri di rumah. Selamat mencoba!
